Dinamika Grub OS

Gagasan, ide , cerita serba -serbi , lucu , kocak , dan postingan berbagai merek mengalir begitu saja di ruang yang bernama grub OS (Orang Sulbar). Dari belahan nusantara orang-orang Sulbar saling bersahutan. Kendati mungkin tak pernah saling mengenal sebelumnya.

Dibawah kendali Admin sang pencetus grub OS Muliyadi Prayitno dan sederet nama bergelar Doktor  dan masih banyak nama yang tak perlu di sebutkan satu persatu.

Ocehan sarapan pagi mulai menggeliat di ruang OS seakan tak pernah tidur. Hingga subuh rentetan diskusi dan uraian gelisah di muntahkan di ruang OS. Kapasitas dan kapabelitas individu tergambar lewat diskusi dengan beragam tema dan gagasan yang sering mengundang debat tanpa ujung. Dari kurang lebih 200 orang warganya mungkin hanya sejumlah warga yang aktif dan produktif dalam menelorkan gagasan. Selebihnya hanya menyimak atau tersenyum menikmati kelebat dunia debat di ruang yang sangat agresif ini.

Menariknya sang pengendali (Admin) sebagai panglima tertinggi di grub OS bisa menegur atau mengeluarkan warga yang tidak patuh pada regulasi yang di sepakati. Belajar disiplin dan patuh pada aturan yang sederhana menjadi kunci sukses di segala aspek.

Karenanya grub OS bisa menjadi refresentasi bagi pemangku jabatan di Sulbar dalam pengambilan kebijakan. Paling tidak ide dan gagasan dari berbagai disiplin ilmu sebagai magnet yang kuat dalam membangun provinsi yang ke 33 di Indonesia ini.

Mesin gagasan itu menggeliat begitu saja di ruang OS seperti sungai Mandar yang mengalir. Tapi tak ada kesimpulan sebagai rekomendasi untuk dijadikan acuan dalam merekontruksi setiap detak nafas sang pemangku jabatan.

Sebab itu, Kopi darat alias kopdar sebagai bentuk saling bersua di dunia nyata. Membangun komunikasi lebih fleksibel dan terukur. Mencari solusi yang refresentatif lebih elegan ketimbang harus mendebat di ruang OS.

Selain itu, debat yang tematik dan urgen terkadang harus terhenti atau berpindah pada debat yang lain. Saling bersahut menyambut bak gayung. Bebas berekspresi dan berinvestasi gagasan. Tak ada yang membatasi kecuali regulasi yang disepakati Admin.

Debat terkadang panas tapi tidak terbakar. Krtitik pedas tapi tak sepedas cabe rawit. Tak ada yang marah dan di marahi. Sebab ruang OS bukan ruang sidang yang bisa menjustis individu. Ini ruang kongko-kongko di atas awan. Tapi tidak mengawan.

Begitulah dinamika di grub OS menggeliat sepanjang hari. Sepanjang waktu. *(Mursalim majid)*

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.