Desa Munte-Rampoang Berdamai

Lutra (DR) Pasca perdamaian Desa Munte-Desa Rampoang, Kapolres Luwu Utara, AKBP Dhafi SIK M.Si menyampaikan, pada siang ini, Kamis (15/12) sudah dilaksanakan aksi damai yang di tanda-tangani oleh kedua belah pihak. “Mudah-mudahan tidak ada lagi dari bapak-bapak khususnya anak muda. Anak muda merupakan kesadaran yang tinggi dengan kekeluargaan dengan rasa persaudaraan, betul-betul menyakini bahwa kita ini sesama umat, sesama saudara, sesama manusia, harus saling menghargai, saling menghormati, tidak ada lagi terjadi pertikaian kembali. Saya mohon tidak ada lagi pertikaian kembali. Mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, sampai dengan anak remaja, tolong ini betul-betul dihargai, betul-betul dilaksanakan sepenuh hati,” pinta kapolres.

Lanjutnya, kami sangat menghargai dan mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh warga, khususnya warga dari Desa Munte dan warga Desa Rampoang. Ini sungguh luar biasa dan tolong dilaksanakan dan diingatkan mulai dari yang tua sampai dengan yang muda.

”Mulai saat ini saudara semuanya, mohon maaf bapak-bapak, ibu-Ibu sekalian kalau ada terjadi lagi saya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas,” kata Kapolres.

Kapolres Luwu Utara menambahkan, yang jelas saya maunya damai dan saya maunya aman. ”Yang belum tertangkap masih dalam pengejaran polisi. Bagi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lebih baik menyerahkan diri akan lebih ringan hukumannya dan kita akan membantu,” tandasnya. (jal/gzl)

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.