Demam Piala Dunia 2018,Parodi Ala Pambusuang Saat Tim Kesayangannya Gugur

Polman.daulatrakyat.id-Sejak di gulirnya ajang Bola Piala dunia di Rusia 2018. Kampung Pambusuang di Polman tak pernah sepi dari maraknyanya bendera kesebelasan para pendukung tim kesebelasan mereka.

Bendera kesebelasan Jerman,Argentina,Brasil dan Portugal nampak terlihat di depan rumah warga dipinggir jalan.

Tapi sejak rontoknya alias gagal pada fase 16 besar. Bendera keseblasan tim pavorit mereka tak tampak lagi.

Fanatisme bola tak bisa lepas warga di kampung Pambusuang. Fenome menarik saat para tim mereka kut menang atau gagal.

“Seperti pada Piala dunia sebelumnya, setiap ada tim yang gugur sudah menjadi semacam “konvensi” bendera timnas harus diturunkan”, ungkap salah satu warga Pambusuang Watif Waris saat diminta tanggapannya seputar demam piala dunia,Senin 2 Juni 2018.

Watif yang biasa disapa Kanjeng Pambusuang ini mengatakan, khusus untuk tim unggulan seperti Argentina Jerman, Spanyol, Portugal, diadakan parodi “upacara” Penurunan Bendera dengan tempat/rumah Pendukung yang sangat Panatik.

Upacara tersebut menurutnya, dilakukan secara bersama dengan kelalar-kelakar saling mengejek ala Pambusuang.

Dia mencontohkan misalnya, Pendukung Portugal (Ronaldo), menyeru kepada fans Argentina, Messi.” Cocoknya jadi Pa’gae disitu,”ujarnya.

Kendati tradisi saling mengecek atau seteru itu tak ada yang tersiggung.

Begitulah tradisi Piala dunia ala Pambusuang. Meski bendera para jagoan mereka tak berkibar lagi tapi semangat persaudaraan terus terpupuk.

Bendera tim Argentina (Ilustrasi)

Penulis :Salim Majid

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.