BI Siapkan Uang Kartal Rp3,9 triliun

Sulawesi Selatan khususnya Makassar merupakan pusat perekonomian dan perdagangan untuk Kawasan Timur Indonesia (KTI) sehingga peredaran uang kartal relatif tinggi,dimana aktivitas ekonomi masyarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri sesuai polanya mengalami peningkatan.

Untuk itu kata dia penggunaan uang Rupiah dalam berbagai pecahan sebagai alat pembayaran di Sulawesi Selatan juga akan meningkat penggunaannya sesuai kebutuhan masyarakat Makassar selama Ramadhan dan jelang Idul Fitri.

Berdasarkan data dari Departemen Pengelolaan Uang, kebutuhan uang Rupiah khusus pecahan kecil pada bulan ramadhan meningkat 25% dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Untuk itu BI menyelenggarakan beberapa kegiatan antara lain menyediakan uang kartal sebanyak Rp3,9 triliun, meningkat dibandingkan realisasi tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp3,3 triliun.Meminta perbankan untuk dapat melayani kebutuhan uang kartal masyarakat lebih awal.Melakukan

“Kita menyediakan Kas Keliling Antar Pulau Terpencil, Terluar, dan Terdepan (3T) bekerjasama dengan Lantamal VI. Kegiatan tersebut dilakukan di delapan pulau di Kab. Pangkep (Sapuka, Pelokang, Tampaang, Sailus, Satenger, Sabalana, Poleonro dan Kapoposang Bali),”sebutnya.

Kas Keliling di pusat-pusat keramaian Kas Keliling di instansi-instansi pemerintah, sebagai mitra strategis BI antara lain di Kantor Gubernur, Kantor Walikota, Polda Sulsel, Kodam XIV Hasanuddin dan lain-lain.

Kas keliling bersama dengan mobil-mobil kas perbankan di Depan Masjid Komplek Perumahan Bank Indonesia, Jl. Sultan Alauddin.

” Kami berharap karya upaya dan Bakti Bank Indonesia dengan perbankan Makassar kepada negeri melalui kegiatan layanan penukaran ini, semoga dapat berarti bermakna, dan bermanfaat,”terang Bambang. (*)

 

Penulis : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.