Bensin Eceran Menghilang, APMS Jamin Stok BBM Hingga Memasuki Tahun Baru 2019

Selayar, Daulatrakyat.id – Dalam sepuluh hari terakhir ini, aktifitas warga mulai terganggu dan harus antri berjam jam di APMS untuk mendapat BBM. Salah satu APMS saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa saat ini stok BBM sangat banyak di APMS hanya saja ada larangan dari Pertamina Pusat untuk menjual BBM ke agen yang selama ini menjadi mitra dari APMS.

Sampai ke pelosok Desa, yang jaraknya hingga puluhan kilometer juga sangat merasakan dampak dari kejadian ini, untuk bisa mengisi BBM.

Sementara itu Kabag Ekonomi Pemkab Kepulauan Selayar Muh Arsyad, SKM, M Kes menyampaikan bahwa langkah tegas Pertamina sudah sesuai dengan peraturan perundang undangan yakni APMS tidak boleh menyalurkan BBM kepada Mitra ataupan agen yang tidak memiliki izin ataa mengantongi rekomendasi BPH Migas.

“Ini yang selama ini keliru atau pelanggaran dari APMS, APMS tidak boleh menjual ke pengecer. Selain kenpengecer APMS bisa menjual ke Sub Penyalur Resmi dengan SK Bupati yang sebelumnya telah diverifikasi BPH Migas. Kewenangan untuk menerbitkan izin ada di BPH Migas kewenangan Pemkab sangatlah terbatas” Ujar Arsyad.

“Tidak ada istilah Mitra untuk APMS, apalagi mitra dalam hal ini ikut memodali APMS untuk pembelian BBM di Pertamina Makassar. Ini yang salah dan mau dihilangkan oleh pertamina” Tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar telah menempuh berbagai cara untuk mengatasi persoalan ini. “Kabag Ekonomi Setda Kepulauan Selayar, Muh Arsyad”.

“Saat ini ada 24 Calon Sub Penyalur di Kep. Selayar yg sudah diusulkan ke BPH Migas untuk mendapat legalitas menjual BBM bersubsidi, namun Tim BPH Migas rencananya akan turun meninjau kesiapan Calon Sub Penyalur pada Bulan Januari karena padatnya kegiatan mereka di daerah lain. Sambil menunggu kedatangan tim investigasi dari BPH Migas, Pemda usulkan ke Pertamina melalui Transportir agar Calon Sub Penyalur dapat diberi BBM non subsidi.

Info dari Transportir rencananya tangker berikutnya baru dapat mengangkut BBM non Subsidi” Ujarnya..

Sementara itu langkah taktis Pemkab Kepulauan Selayar meminta kepada APMS untuk mensuplay BBM ke Sub Agen yang resmi.

“Sambil menunggu kebijakan dari BPH Migas dan Pertamina (sebagai yg punya kewenangan dlm urusan BBM), maka Pemda minta kepada APMS agar terus mensuplai 2 Sub Penyalur yg sudah resmi yaitu Sub Penyalur milik Ibu Nursiah di Tile-tile dan Sub Penyalur milik Pak Nurdin di Borong-borong”. ( NUR Alim).

Ket Gambar : Bensin Eceran Menghilang, APMS Jamin Stok BBM Hingga Memasuki Tahun Baru 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.