Bawaslu Periksa 11 Orang Saksi Dugaan Pelanggaran Pemilu

Pasangkayu.daulatrakyat.id – Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, mulai memeriksa sebanyak sebelas orang saksi secara maraton.

Pemeriksaan itu atas laporan warga terkait dugaan pelanggaran pemilu bertempat di ruangan Devisi HPP dan Sengketa kantor Bawaslu Kabupaten Pasangkayu.

Obyek pemeriksaan terkait dugaan pembagian beras rastra yang disertai dengan stiker salah satu oknum caleg dari Partai PDI P.

“Pemeriksaan dikebut melihat tenggang waktu pelaporan pelanggaran pemilu yang hanya diberikan waktu selama 7 hari dan dapat diperpanjang menjadi 14 hari sesuai aturan pemilu apa bila masih membutuhkkan keterangan tambahan”, ujar ketua Bawaslu Pasangkayu Ardi Trisandi saat ditemui diruang kerjanya Kamis, 27/ 12/ 2018.

Selain itu, pemeriksaan terhadap saksi – saksi dugaan pelanggaran pemilu ini juga dilakukan oleh pihak kepolisian dalam memberikan pendampingan penanganan perkara pelanggaran pemilu.

Namun soal keputusan Ardi sebut sepenuhnya akan kembali ke pihak bawaslu sesuai dengan mekanisme yang ada.

Ardi mengatakan, pemeriksaan terhadap saksi – saksi sudah yang kedua kalinya, dimana pemeriksaan pertama telah dilakukan klarifikasi dari pihak pelapor maupun terlapor, sehingga hari ini pemanggilan kedua untuk meminta keterangan klarifikasi dari para saksi sebanyak sebelas orang.

Namun Ketua Bawaslu Pasangkayu ini berjanji akan mengumumkan hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran pemilu tersebut setelah dinyatakan rampung. (Joni Banne Tonapa)

Editor : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.