Anies Baswedan diperiksa BAWASLU Terkait Dugaan Kampanye Terselubung

Jakarta,Daulatrakyat.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan Badan Pengawasan Pemilu atau Bawaslu, Senin, 7 Januari 2019. Pemanggilan Anies ini terkait pose dua dua jari yang menggambarkan dukungan untuk pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Anies tiba di kantor Bawaslu dengan mengenakan seragam dinas. Namun, ia irit bicara soal pemanggilan ini. Dia mengatakan, seharusnya memenuhi panggilan ke Bawaslu Bogor. Namun, pihak Bawaslu memindahkan ke Jakarta.

“Kan dipanggil Bawaslu Bogor, tapi mereka atur lokasinya di Jakarta. Sehingga memudahkan,” kata Anies di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin, 7 Januari 2019.

Anies masih berada di dalam ruang pemeriksaan Bawaslu hingga pukul 14.30 WIB.

Nama Anies beberapa pekan lalu mencuat karena dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas pose salam dua jari saat Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Senin, 17 Desember 2018. Anies menjadi sorotan karena dituding melakukan kampanye di hari kerja.

Anies dilaporkan ke Bawaslu oleh Presidium Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) Agung Wibowo Hadi.

Agung melaporkan hal tersebut karena Anies sebagai pejabat dinilai melanggar Pasal 281 Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umuom. Sebagai Gubernur DKI, Anies seharusnya bekerja bukan justru menghadiri acara Gerindra.
¤anni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.