Search
Close this search box.

Unhas di Bawah Prof JJ: Kolaborasi Global, Rank 500, dan Lingkungan Kampus yang Lebih Aman

MAKASSAR.DAULATRAKYATSetelah resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026–2030 dalam Rapat Paripurna Terbuka Luar Biasa Majelis Wali Amanat (MWA) di Baruga A.P. Pettarani, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa (Prof JJ) menyampaikan sejumlah prioritas strategis untuk lima tahun ke depan.

Dalam sesi wawancara dengan awak media, ia menekankan penguatan inovasi, peningkatan rank dunia, dan terciptanya lingkungan kampus yang aman dari segala bentuk kekerasan.

Prof JJ mengatakan bahwa Unhas akan terus mengantisipasi perubahan yang cepat, terutama dalam pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan robotika. Untuk itu, universitas menyiapkan program studi khusus AI dan memperkuat program pertanian modern berbasis teknologi.

“Salah satu contoh konkret adalah pengembangan drone untuk penanaman padi, yang dirancang dan dibuat oleh tim Unhas sendiri, dan mulai menjadi rujukan lembaga ilmu pengetahuan di beberapa negara,”ujarnya.

Menanggapi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Prof JJ menegaskan bahwa suksesnya pembangunan bangsa adalah keharusan bersama.

Unhas siap men-support program-program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, penyelesaian problem nasional, serta kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan masyarakat.

Inisiatif seperti ASEAN-China Center of Excellence for Metallurgy and Marine Resources menjadi salah satu wujud kerja sama global yang menempatkan Unhas sebagai hub inovasi teknologi di kawasan Asia Tenggara.

Terkait target MWA dan pemerintah untuk menembus QS World University Rankings 500 besar, Prof JJ mengakui bahwa perjalanan ini tidak mudah. Ia mengungkap bahwa Unhas butuh waktu puluhan tahun untuk masuk 900 besar, namun dua tahun terakhir justru menunjukkan akselerasi yang tercatat oleh QS.

Rektor menekankan bahwa untuk mencapai 500 besar dibutuhkan standar dosen, mahasiswa, dan kampus yang setara dengan perguruan tinggi top dunia, serta dukungan penuh dari sivitas akademika, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

“Salah satu prioritas lain yang disorot adalah terwujudnya kampus yang aman, termasuk bebas dari kekerasan seksual, fisik, maupun verbal non-seksual,”tambahnya.

Prof JJ menjelaskan bahwa Unhas telah membentuk dan memperkuat Satgas anti kekerasan yang melibatkan unsur pimpinan, pegawai, mahasiswa, bahkan perwakilan dari luar kampus, sehingga tidak mudah terintervensi untuk menutupi kasus.

Ia menegaskan bahwa semua pelanggaran kekerasan akan diberi sanksi yang terukur dan adil, meskipun tidak semua kasus harus diekspos demi melindungi hak korban.

Saat ditanya mengenai sosok Wakil Rektor, Prof JJ menegaskan bahwa penunjukan akan dilakukan pada waktunya, sesuai jadwal yang ditetapkan, dan belum mau membocorkan nama calon tertentu.

Namun, secara umum ia menegaskan bahwa kekuatan Unhas terletak pada persatuan dan kolaborasi antar seluruh elemen kampus, termasuk para calon rektor sebelumnya.

Rektor juga menegaskan bahwa PLT yang ada hanya bersifat sementara dan struktur Satgas anti kekerasan tidak perlu diganti secara instan, karena masih berjalan sebagaimana mestinya.

“Dengan semangat rejuvenasi bukan sekadar meneruskan, tetapi memperkuat dan melakukan terobosan baru Prof Jamaluddin Jompa menargetkan Unhas bukan hanya sebagai kebanggaan sivitas akademika, tetapi juga pilar utama kemajuan Indonesia Timur dan Indonesia secara keseluruhan,”pumgkasnya.

.

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/