Seorang Pemuda Desa Kopeang Tapalang Beberkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Mamuju.daulatrakyat.id- Seorang Warga Desa Kopeang Kecamatan Tapalang Mamuju Emil Salim membawa sejumlah data- data soal dugaan penyimpangan proyek tahun 2018 di Desanya dengan sumber dana desa APBN 2018 pada Selasa, 19 November 2019.

Emil tak sendirian Ia ditemani warga Kopeang lainnya. Bahkan Emil Cs berencana ke Kejari Mamuju melaporkan masalah tersebut.

Tangan Emil mulai mengeluarkan lembaran kertas berisi data – data dan angka – angka jumlah nominal anggaran Desa, plus foto – foto proyek yang diduga bermasalah

Proyek yang dimaksud Emil itu seperti jembatan gantung senilai Rp. 165.860.900 yang roboh sebelum rampung dikerjakan.

Pengadaan hand tractor (traktor tangan) senilai Rp. 52.000.000 diduga fiktiv. Dana BUMdes senilai Rp. 65.000.000 diduga tak jelas rimbahnya. Anggaran rehab pembangkit listik tenaga air senilai Rp. 31 .841.750 diduga pula fiktiv.

Pemuda desa Kopeang ini meminta kepada aparat hukum untuk segera memeriksa penggunaan anggaran tersebut yang dinilainya banyak kejanggalan.

Bagaimana hasil audit dana desa itu? daulatrakyat.id mencoba mengkonfirmasi Kepala Inpekstorat Kabupaten Mamuju M.Yani.

Melalui Watshap Yani hanya mengirim pesan. ” lagi istirahat setelah pulang dari DPRD Mamuju,” kata Yani dalam pesan pendeknya.

Begitu juga Kades Kopeang Abd Rahman belum ada respon.

(Berita ini akan dilakukan verifikasi secepatnya)

Editor : Salim Majid
Penulis: Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.