Soal Mangkraknya Gedung Unsulbar, PUPR Akan Evaluasi Sebelum Anggaran Miliaran Rupiah Dikucurkan

Majene.daulatrakyat.id– Pembangunan gedung Universitas Negeri Sulbar (Unsulbar) yang terhenti alias mangkrak itu mendapat tanggapan Rektor Unsulbar Doktor Akhsan.

Menurut Akhsan gedung Unsulbar yang mangkrak itu sedang ditender oleh Balai Jasa Konstruksi PU-PR Sulbar.

“Boleh tanya kesana dananya bukan di Kemristekdikti tapi di Kementrrian PU-PR atas kebijakan Pak Jokowi,” ujar Ahsan saat di konfirmasi melalui pesan pendek, Senin, 18 November 2019.

Akhsan menyebut anggaran pembangunan gedung Unsulbar itu adalah multiyear 2019-2020.

Sementara PPK pembangunan gedung Unsulbar Arifin mengatakan pihak Kementerian PUPR baru masuk tahun 2019 setelah gedung itu mangkrak.

” Kami baru masuk setelah mangkrak,” ujar Arifin.

Arifin menyebut anggaran gedung Unsulbar itu senilai Rp 60 Miliar dengan sistim multiyer mulai 2019 – 2020.

Dia pun akan mengevaluasi sebelum masuk pada proses pembangunan fisik.

” Kami akan evaluasi. Untuk meghindari masalah maka harus di mulai dari titik nol,” kata Arifin.

Lebih jauh, sebut Arifin bahwa pembangunan gedung Unsulbar tersebut sebelumnya menggunakan anggaran dari Kementerian Ristekdikti.

” Jadi kita akan pisahkan dulu sebelum anggaran Kementerian PUPR di alokasikan ke Unsulbar,” pungkasnya.

Penggian anti korupsi Gerak Sulbar Arman akan menginvestigasi mangkraknya gedung pembangunan Unsulbar itu.

Editor : Salim Majid
Penulis: Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.