Pasca Ops Zebra Siamasai 2019, Polda Sulbar : Tahun Ini Angka Laka Lantas Naik

Mamuju.daulatrakyat.id-
Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) merilis hasil operasi Zebra siamasei 2019, yang berlangsung di Aula Direktorat Lalu Lintas, Kamis, 7 Nopember 2019.

Wadir Lantas AKBP Yong Ferrydjon, S.I.K, MH menyebutkan, salah satu indikator terciptanya revolusi mental adalah kondisi lalu lintas yang tertib dan lancar.

Ferrydjon mengatakan Lalu lintas sebagai urat nadi kehidupan, sangatlah penting dalam menunjang kehidupan suatu negara.

Lalu lintas juga menurut dia, merupakan cerminan suatu negara. Apabila lalu lintasnya tertib, maka Negara tersebut dapat dikatakan tertib.

Melihat kondisi tersebut, ujar Ferrydjon tentu perlu dilakukan pembenahan baik dari mentalitas, sudut pandang, maupun kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas.

“Polri khususnya Polantas bersama Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat berdasar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Llintas dan Aangkutan Jalan,” begitu rilis yang dikirim Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj.Mashura.

” Operasi Kepolisian bidang lalu lintas untuk mewujudkan negara yang tertib dan berevolusi dari segi mental masyarakatnya, melalui Operasi Kepolisian Terpusat dengan Sandi Operasi “ Zebra 2019”, sambungnya.

Menurut dia, pelaksanaan operasi Zebra di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat sendiri mengedepankan gakkum secara humanis diimbangi giat Premtif dan Preventif guna meningkatkan kamseltibcar lantas yang lebih baik.

Berdasarkan data yang dirilis, angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas tahun ini mengalami peningkatan.

Penyebabnya menurut dia ada bebeberapa faktor yaitu, kurangnya kesadaran hukum pada pemakai jalan untuk mentaati peraturan lalu lintas, ditambah lagi sarana dan prasarana jalan yang kurang memadai. Sedangkan jumlah pertumbuhan penduduk untuk Provinsi Sulbar semakin meningkat.

Dia menyebutkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas tahun 2019 mengalami peningkatan, dibanding tahun 2018.

Ditahun 2018 misalnya tercatat 1.267 , sedangkan tahun 2019 meningkat sebanyak 1.767 kasus.

Sementara data kecelakaan, naik 18 kasus dimana pada tahun 2018 hanya 1 (satu). Sedangkan tahun ini kecelakaan melonjak menjadi 19 kasus ditambah dengan korban yang meninggal dunia sebanyak 4 orang, luka berat 4 orang, luka ringan 25 orang dan kerugian materil sebanyak Rp.35.100.000.

Kegiatan ini juga diisi dengan tanya jawab terkait perkembangan dan situasi lalu lintas di Sulawesi Barat sebagai upaya untuk mewujudkan solusi agar kamseltibcar lebih terkontrol dan kondusif.

Secara terlisah, Kabid Humas AKBP Hj. Mashura mengatakan pelaksanaan operasi Zebra kedepan lebih baik lagi, khususnya penindakan dengan tujuh prioritas pelanggaran lalu lintas yang dapat berpotensi penyebab laka lantas, maka akan ditindak lanjuti dengan kegiatan rutin sehingga dapat mengurangi kejadian laka lantas di wilayah Polda Sulbar.

Turut hadir, Kasi BPKB Akp Recky Wijaya.S.I.K dan Kasubbid PID Iptu Ronald, S.I.K serta dihadiri oleh para perwakilan PJU dan para awak media.

Editor : Salim Majid
Sumber:Humas Polda Sulbar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.