Kasus Aborsi, Polisi Tetapkan 4 Tersangka, Dua diantaranya Sepasang Kekasih

Mamuju.daulatrakyat.id-Direktorat kriminal umum (Ditkrimum) Polda Sulbar belum lama ini berhasil mengungkap kasus dugaan aborsi yang terjadi di Dusun Lara Desa Sukamaju Karossa pada 17 Agustus 2019 lalu.

Hal tersebut diungkapkan Wadir Krimum Polda Sulbar AKBP Iskandar, SH, SIK melalui rilis peristiwa yang dikirim Kabid Humas AKBP Hj Mashura.

Kasus yang diduga hasil hubungan gelap ini ((Hugel) terungkap setelah
sebelumnya ditemukan bayi dibuang di Jalan Sultan Hasanuddin Puncak Kelurahan. Binanga Kecamatan Binanga Kabupaten Mamuju, 6 Agustus 2019 lalu.

Dari temuan bayi tersebut, polisi mulai melakukan penyilidikan.

Hasil penyelidikan polisi diketahui ada beberapa orang yang sering menjual obat penggugur kandungan yaitu HR salah satu mahasiswi alumni sekolah kesehatan.

Hal ini diakui HR, bahwa dirinya pernah melayani pemesanan obat Cytotec (penggugur kandungan) dari MP bersama pacarnya MS.

Dari keterangan HR, selanjutnya polisi bersama tim Inafis, Biddokkes dan Puskesmas menggali mayat bayi yang dikuburkan ditengah kebun sawit di Dusun Lara Desa Sukamaju Karossa.

Saat ini, polisipun menetapkan 4 tersangka atas kasus tersebut, sepasang kekasih berinisial MP dan MS, 2 tenaga medis berinisial HR dan GB.

“GB saat ini belum dilakukan penahanan terhadap dirinya oleh karena ia sedang menjalani masa pidananya di lapas perempuana dikelas III Mamuju,” ujar Wadir Krimum.

“ Sedangkan Dua tenaga medis tersebut punya peran sama yaitu membantu proses aborsi,” lanjutnya.

Dari Empat tersangka, tiga tersangka lainnya telah ditahan di rutan Mapolda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga kini polisipun terus melakukan pencarian kepada para distributor obat yang menjual tanpa resep dokter.

Bahkan ke 4 tersangka tersebut dijerat pasal 194 UU No. 36 Tahun 2019 tentang kesehatan Jo 55 Ayat (1) ke Subs Pasal 341, 346 dan 348 (1) KUHPidana.

Editor : Salim Majid
Sumber :Humas Polda Sulbar

Ditkrimum Polda Sulbar Ungkap Kasus Praktek Aborsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.