Jurnalis Update OJK Imbau Masyarakat Bijak Dalam Berinvestasi

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulampua menghadirkan Hoesen Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal untuk memaparkan tentang arah kebijakan Pasar Modal 2019.

Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK-RI (Anggota Dewan Komisioner Bagian Pengawasan Pasar Modal OJK) Hoesen memaparkan transaksi pasar modal setiap harinya mencapai Rp10 Trlilun meningkat sebesar 49,87 persen

“Ia optimis minat masyarakat untuk berinvestasi semakin tinggi begitu dengan para pelaku usaha harapannya ke depan tentunya bisa juga melantai di Bursa efek bisa eksis di bursa pasar modal di Jakarta,”ujarnya.

Selain itu kata dia saat ini terjadi trend peningkatan di indeks literasi kita terakhir diukur di tahun 2016 yang masih di angka 4% begitu juga dengan inklusi keuangan yang masih 1%.Jumlah investor total baik Reksadana maupun investor saham dan obligasi hingga saat ini terus mengalami peningkatan.

“Pada intinya jika ingin berinvestasi asa kehati-hatian harus selalu kita terapkan mengingat banyaknya investasi bodong saat ini,”ungkapnya.

Dikatakan Hoesen penduduk Makassar Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan indeks pemahaman masyarakat tentang pasar modal yakni 810,2 persen yang memiliki pengalaman untuk melakukan aktifitas di dipasar ini.

“Untuk lebih meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi di Pasar Modal atau IDX kami sejak dulu melakukan sosialisasi,”ujarnya.

Sebagai contoh pada tahun 1977 dimana Bursa Efek dulu bagian dari Departemen Keuangan kemudian dilepas pada tahun 1992 bursa efek di swastanisasi hingga ada istilah index harga saham global.

“Jadi kalau kita berinvestasi sejak 26 tahun lalu maka keuntungan yang dulunya cuma 100 sekarang keuntungan aset kita menjadi 6300.Jadi kalau dulu punya aset 1 juta kali jika investasi di pasar modal jadinya 63 juta kali.Terbayang berapa banyak keuntungan yang kita peroleh dari nilai investasi yang kita tanam sejak 26 tahun lalu dimana nilai index harga saham akan terus mengalami peningkatan,”sebut Hoesen.

Adapun hitungan jelas harga saham yakni harga saham hari ini dikali jumlah saham dikali volume saham dan dibagi total jumlah saham.Pertumbuhan pasar modal di Indonesja dinikmati oleh orang yang tahu pasar modal dan pnya uang.

“Kita berharap dengan adanya sosialisasi ini masyarakat tidak mudah tergoda dengan iming-iming keuntungan besar dengan modal sedikit karena investasi bodong mungkin masih beroperasi.Jadi pandai-pandailah melihat investasi jika tidak ada logo OJK nya jangan coba-coba berinvestasi,”ucapnya.

Agar tidak tertipu invetasi bodong dengan iming-iming bunga dan keuntungan tinggi ada website OJK “Waspada Investasi”
tujuannya memudahkan pelayanannya melindungi,mengatur,mengawasi dan melindungi pelaku Investor dan Perbankan.

Mengatur bagaimana menjadi investor infrastrukturnya juga menawarkan program dan tidak boleh menawarkan produk.

“Hanya yang punya izin yang kita atur dan kita awasi serta melindungi agar tidak terjadi tindakan yang merugikan masyarakat dengan menggunakan Teknologi Informasi,”pungkasnya.

Perlindungan dan pengawasan bukan hanya pada saat dia minta izin dengan kaki dan badan ini adalah melindungi melindungi dari tindakan-tindakan yang sesuai dengan peraturan yang merugikan masyarakat kira-kira arah perkembangan kita ke depan secara umum dituakan memanfaatkan penggunaan teknologi informasi.

Ia juga meminta pada masyarakat untuk berhati -hati pada Fintech (Finance Teknologi) yang saat ini sedang marak di sosial media.

“Mari jadi masyarakat yang pandai menganalisa informasi yang ada di dalam sistem perdagangan saham,obligasi maupun Fintech lainnya,”terangnya.


Report by Nina Annisa


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.