Proyek Miliaran Rupiah di Dinas Kehutanan Sulbar Diduga Tak Punya Konsultan Pengawas

Mamuju.daulatrakyat.id-Priatzito terlihat tertidur santai dikursi saat daulatrakyat.id mencoba mengkonfirmasi soal pembangunan kantor UPTD satuan pengelolaan hutan Dinas Kehutanan Provinsi Sulbar tahun 2018, diduga tak memiliki Konsultan pengawas.

Dia merupakan salah satu PPTK KPH Karama, dari sekian banyak PPTK dalam pengerjaan proyek tersebut. Priatzitopun membenarkan jika ada dana konsultan pengawas. Tapi dia tak tahu persis apakah konsultan pengawas itu ada. Jawaban Priatzito ini ngambang alias ragu.

Bahkan dirinya pernah mengusulkan agar proyek tersebut harus didampingi konsultan pengawas.

Dari 12 titik itu, dua diantaranya dibawah tanggungjawab Priatzito.
Dia mengungkapkan bahwa dirinya tak terlalu mengetahui dokumen proyek tersebut.

” Saya hanya tandatangan saja setelah itu diserahkan ke pihak dinas,” ujarnya kepada daulatrakyat.id dikantornya Selasa, 2 Juli 2019.

Diapun mengakui jika proyek tersebut menghabiskan anggaran sekira 200 juta per unit. Jika dikalikan 12 titik maka jumlah itu bisa mencapai 1 M lebih.

” Anggarannya 1 unit kantor UPTD sekira 200 juta,” Ia menambahkan.

Hasil penelusuran daulatrakyat.id ditemukan dokumen proses pembayaran yang tak tercatum nama konsultan pengawasnya, dan proyek tersebut bisa terealisasi pencairannya 100%.

PPTK KPH Karama Priatzito Dinas Kehutanan Provinsi Sulbar

Penulis : Salim Majid
Editor : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.