BPOM : Pentingnya Keamanan Pangan

Polman.daulatrakyat.id-Kualitas dan keamanan pangan hingga saat ini masih menjadi fokus pengawasan Badan POM.

Kualitas makanan tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan, tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas tumbuh kembang anak untuk dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan produktif.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa kemarin, 18 Juni 2019, Badan Pengawasan obat dan Makanan ( BPOM) Mamuju menyebutkan pentingnya keamanan pangan, maka berbagai sinergi dan kolaborasi dengan lintas sektor terkait terus dilakukan.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan keamanan pangan, yang merupakan implementasi Instruksi Presiden No.3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan.

Implementasi itu dapat dilihat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Daerah m pada kegiatan Prioritas Nasional Gerakan Keamanan Pangan Desa – GKPD.

Pihak BPOM mengatakan, program Nasional GKPD yang diluncurkan Badan POM RI sejak tahun 2014, Di Provinsi Sulawesi Barat sudah memasuki tahun ketiga, dimana sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah, dan di tahun 2019 dilaksanakan di Kabupaten Polewali Mandar.

Melalui kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman, bermutu sampai tingkat perseorangan serta memperkuat ekonomi desa dengan meningkatkan daya saing usaha pangan desa.

Dalam pelaksanaan GKPD di Kabupaten Polman ini misalnya, Tim Balai POM Mamuju bekerjasama dengan para Surveyor dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN).

Menurut BPOM Mamuju pengawasan pangan tidak hanya dilakukan oleh Badan POM saja.

“Kita semua harus bergerak bersama melalui upaya meningkatkan kesadaran dan menggalang komitmen semua pihak, baik produsen pangan, konsumen dan pemerintah daerah,” ujar BPOM.

BPOM menilai begitu pentingnyakeamanan pangan untuk mewujudkan kesehatan yang optimal khususnya bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Polewali Mandar.

Pertemuan Advokasi kelembagaan desa ini dibuka secara resmi oleh wakil Bupati Polewali Mandar H. M. Natsir Rahmat.

H.M Natsir mengungkapkan apresiasiasinya kepada Balai POM Mamuju karena Program Nasional GKPD dengan berbagai kegiatan strategisnya menjadikan Desa Bala dan Desa Batetanga di kabupaten Polman sebagai Lokus untuk pembentukan Desa Pangan Aman

Dalam kegiatan tersebut sejumlah narasumber dihadirkan seperti Drs. H. M. Natsir Rahmat ( Wakil Bupati Polewali Mandar). Dra. Netty Nurmuliawaty, Apt., M.Kes. (Kepala Balai POM di Mamuju), Mohammad Jumadil, ST., MAP (Plt. Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Polewali Mandar) dan Dr. Aco Musaddad HM( Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Litbang Polewali Mandar).

ADVOKASI KELEMBAGAAN DESA – GERAKAN KEAMANAN PANGAN DESA
DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR, 17 JUNI 2019

Editor : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.