2018,SGB Catat Pertumbuhan Bisnis Sebesar 33,77 Persen

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Perusahaan pialang komoditas berjangka, PT Solid Gold mencatat pertumbuhan bisnis yang signifikan.

Pertumbuhan yang tinggi itu menunjukkan bisnis perdagangan berjangka komoditi di Makassar semakin prospektif yang ditunjang dengan makin tingginya jumlah investor yang melakukan transaksi.

Diketahui pada tahun 2018, Solid Gold m1encatat volume transaksi yang mencapai 377.792 lot atau meningkat 33,17 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar 283.702 lot.

Perusahaan pialang komoditas berjangka, PT Solid Gold mencatat pertumbuhan bisnis tumbuh menggembirakan.

Pertumbuhan yang tinggi itu menunjukkan bisnis perdagangan berjangka komoditi di Makassar juga makin prospektif seiring dengan semakin tingginya jumlah investor yang melakukan transaksi.

Tahun lalu (2018) Solid Gold mencatat volume transaksi yang mencapai 377.792 lot atau meningkat 33,17 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar 283.702 lot.

Pertumbuhan positif ini menunjukkan tingkat kepercayaan nasabah semakin kuat terhadap perusahaan invetasi tersebut.Selain dukungan yang besar darl seluruh karyawan dan para stakeholder.

Saat ini, SGB tercatat sudah memiliki 1 kantor pusat di Jakarta dan 5 kantor cabang di Jakarta, Semarang, Lampung, Makassar dan Denpasar. Ke depan, Perseroan berencana akan memperluas ekspansi ke beberapa kota besar lainnya untuk menjangkau nasabah secara lebih dekat

Untuk meningkatkan layanan dan transparansi, SGB inga sukses memfasilitasi sistem pelaporan transaksl perdagangan berjangka melalui SITNA atau Sistem Informasi Transaksi Nasabah yang dlsedlakan oleh KIiring Berjangka Indonesia dan Bursa Berjangka Jakarta.

Iriawan mengatakan, dengan adanya SITNA, setiap transaksi kontrak berjangka yang tercatat di bursa berjangka dapat dipantau oleh nasabah kapan pun dan mana pun. Ini menjadi komitmen perseroan dari sisi transparansi.

Total volume transaksi SGB Makassar mencapai 87,214 lot yang meski mengalaml koreksi tipis di 4,59%, dari tahun sebelumnya di bilangan 91,412 Iot di 2017 namun tidak memupus optimisme untuk mencatat target pertumbuhan volume transaksi sebesar 20% untuk tahun 2019 dari tahun Ialu.

Selanjutnya dalam rangka memperkuat penetrasi pasar SGB mulai melakukan edukasi untuk meningkatkan literasi terhadap produk investasi derivatif sekaligus memperbesar size industri perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) seiring minat yang tinggi dari para investor

Edukasi tidak hanya diberikan pada calon nasabah tetapi juga pada para pekerja media dan masyarakat umum nantinya. Diharapkan ruang pertumbuhan bagi para pelaku industripun semakin luas.

“Keberlanjutan dan pertumbuhan Industri Perdagangan Berjangka komoditi tak lepas dari generasi muda.Untuk itu mulai sekarang SGB menyiapkan potensi SDM yang handal dan profesional untuk membangun era baru industri Perdagangan Berjangka Komoditi Komoditi dimasa Depan,”terang Irwan.(Nina Annisa)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.