Catatan Angka Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas ( Bag-1)

Mamuju.daulatrakyat.id – Kepolisian diseluruh Nusantara akan menggelar operasi keselamatan tahun 2019 secara serentak. Hal itu dilakukan guna meningkatkan kesadaran berlalu lintas untuk meminimalisir angka Pelanggaran dan Kecelakaan.

Dimulainya operasi keselamatan tahun 2019 ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Gabungan TNI/POLRI, Dishub, Jasaraharja, Satpol PP, dan lainnya sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan operasi.

Apel Gelar Pasukan ini dan Operasi keselamatan tahun 2019 di Pimpin langsung oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si, di Lapangan Apel Dit Lantas Polda Sulbar (Jln. Ahmad Kirang Polda Lama).

Tujuaanya operasi keselamatan 2019 sebagai upaya penegakan hukum dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, “Stop pelanggaran, Stop kecelakaan, Keselamatan untuk kemanusian.”

Apel kesiapan tersebut ditandai dengan penyamatan pita tanda operasi kepada perwakilan personil TNI/POLRI dan Dishub, serta dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan.

Kakorlantas Polri dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar menyebutkan, bahwa gelar pasukan ini untuk mengetahui sejauhmana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Dari data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan operasi tahun 2017 sebanyak 833.607, Namun pada tahun 2018 sebanyak 891.525 pelanggaran, dimana angka tersebut cenderung mengalami trend kenaikan.

Kendati angka pelanggaran cenderung naik, tapi korban kecelakaan menurun dari 1.605 orang di tahun 2017 menjadi 4.096 orang di tahun 2018 atau turun (-26 % ).

Sementara itu, korban meninggal dunia akibat kecelakaan tahun 2017 sejumlah 1.605 orang dan pada tahun 2018 sejumlah 1.134 orang atau angka itu menurun (-29%).

Sedangkan korban luka berat tahun 2017 sejumlah 819 orang dan pada tahun 2018 sejumlah 542 orang atau menurun (-34%). Hal yang sama terjadi pula pada korban luka ringan, dimana tahun 2017 sejumlah 6.470 orang, Pada Tahun 2018 Sebanyak 4.799 orang atau mengalami penurunan (-26%).

Kita menyadari, bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya, dalam hal ini menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara Kamseltibcarlantas.

Guna mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas.

Oleh sebab itu, diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas, sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas.(bersambung)

Kapolda Sulbar Gelar Apel Kesiapan Operasi Keselamatan Berlalulintas 2019

Sumber : Humas Polda Sulbar

Editor : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.