Menangkap Roh Filem “Pohon Terkenal”

Mamuju.daulatrakyat.id– Filem ” pohon terkenal ” yang disutradarai dua sineas Monty Tiwa dan Annisa Mautia, telah memberi alur cerita yang apik berkat tangan dingin sang penulis naskah Lina Nurmalina.

Saat pertama kali saya menonton. Yang terlintas dibenak saya adalah sebua filem yang akan memberi pesan formal dan kaku.

Namun menikmati adengan-demi adengan filem Pohon Terkenal telah mampu mengahadirkan satu realitas pendidikan di AKPOL dengan adengan yang natural, komedi dan kisah romantis apa adanya.

Sepanjang durasi 108 menit saya bisa menangkap beberap point penting. Pertama pesan bahwa untuk menjadi Taruna-Taruni Akpol tak ada diskriminasi. Masyarakat biasa hingga anak sang Jenderal sekalipun akan diperlakukan sama dalam satu lembaga pendidikan bernama AKPOL.

Baik dalam aspek penggemplengan fisik maupun phisikis semua sama di mata senioritas.

Kedua, menamkan disiplin yang kuat dan mental yang kuat tidaklah mudah selama proses pendidikan di AKPOL. Menjadi polisi sukses tidaklah gampang apalagi menjadi seorang Taruna-Taruni.

Ketiga lika-liku yang dibumbui romantisme toko utama dalam filem pohon terkenal Ayu dan Bara memberi kesan romantisme ala AKPOL yang begitu natural dengan karakter keduanya saling melengkapi.

Bara mewakili kalangan keluarga yang sederhana yang nyaris putus asa selama menempuh pendidikan di Akpol. Untung ada Ayu yang mewakili keluarga mampu anak sang Jenderal Polisi yang di perankan aktor senior ucok simbara.

Ayu yang terus memberi dorongan semangat kepada Bara agar tak putus asa dan relah meninggalkan masa remajanya diluar sana.

Rupanya setitik cinta mulai tumbuh di hati keduanya. Yang membuat Bara harus bertahan di AKPOL. Sebab kisah romantis yang dikemas sangat natural membuat filem Pohon terkenal lebih menarik.

Filem inipun tak monoton karena peran jonathan sebagai Taruna asal Papua itu mampu mengekspresikan aksinya yang komedian. Yang mampu menghadirkan selera humor yang mengalir apa adanya.

Secara totalitas garapan filem Pohon Terkenal mampu menyampaikan pesan sesuai visi-misi Polri. Maka filem tersebut patut diapresiasi.

Kisah Kehidupan Taruna- Taruni Akpol dalam Filem Pohon Terkenal

Penulis : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.