Asisten Ekbangkesra Kepulauan Selayar Pimpin Diskusi TGUPP

Selayar,daulatrakyat.id — Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra (Ekbangkesra), Ir. H. Arfang Arief, pimpin diskusi Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) melakukan kunjungan di kawasan industri perikanan terpadu Hangkoang, Pattumbukang, Kecamatan Bontosikuyu, pusat distribusi logistik di Pamatata, Kecamatan Bontomatene, Kawasan pariwisata Punagaang dan Tamangmelong, Kecamatan Bontosikuyu.

Diskusi bersama TGUPP, dihadiri juga oleh Kepala Bappelitbangda, Kadis Kepariwisataan, Kadis Perindagkum, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Perhubungan, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis PUPR, dan juga Kabag Ekonomi Sekda bertempat di Reyhan Resto dan Coffee, Jl. Jend. Ahmad Yani No. 40 Benteng Kepulauan Selayar, Ahad (3/3/2019).

“Diskusi ini semoga mampu bertukar informasi antarkita dan untuk masukan kritik serta saran dalam memajukan daerah tercinta kita, Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujar Asisten Ekbangkesra, Ir. H. Arfang Arief.

Setelah melakukan kunjungan, pembicara dari TGUPP, Syamsul Rijal, mengatakan bahwa sangat takjub dengan objek-obek wisata di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar di luar ekspektasi kami ternyata sudah banyak objek-objek wisata yang bisa menjadi icon Kepulauan Selayar,” ungkap Syamsul Rijal.

Untuk kawasan hutan mangrove, harus diberi nama tanaman jenis mangrove, kebersihan harus dijaga, pembuangan dibuatkan penampung, fasilitas perlu ditingkatkan sehingga para pengunjung akan betah tinggal lebih lama. Jangan hanya datang untuk berfoto atau selfi kemudian pulang.

“Di wilayah ini juga akan muncul kegiatan ekonomi produktif sepert penyedia jasa penyewaan sampan kano, perahu bebek, dan banan boat, alat snorkling, souvenir dan makanan-makanan khas selayar. Kami sangat terkesan pada pengelolaan Kawasan Wisata Punagaang yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan ini harus terus di dorong supaya terus berkembang kedepannya dan Kawasan Wisata Punagaang bisa dijadikan rujukan bagi desa-desa lain di Kepulauan Selayar bahkan di daerah lain,” ungkap Prof. Sudirman

Dia juga menyinggung sektor perhubungan. Infrastruktur pelabuhan di Kepulauan Selayar dengan adanya Pelabuhan Dermaga Feri Pattumbukang dan Pamatata, Pelabuhan laut Dermaga Rauf Rahman Benteng dan Pelabuhan Pelni Pamatata sudah sangat siap untuk dijadikan pusat distribusi logistik indonesia timur. Akan tetapi harus memperhitungkan jumlah kapal yang singgah dan bongkar muat.

Terakhir, TGUPP telah berganti nama yang sebelumnya Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D), merekomendasi beberapa hal terkait potensi komoditi khas selayar seperti Budidaya ikan kerapu, ikan tuna, jeruk asli selayar supaya di pertatahankan dan dikembangkan karena sudah mulai langka di pasaran. TGUPP juga mengharapkan kepada pemda Selayar untuk memasukkan proposal ke Provinsi Sulsel melalui TGUPP. (Nur Alim)

Foto :Asisten Ekbangkesra Kepulauan Selayar Pimpin Diskusi TGUPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.