Pengusaha TV Kabel di Lutra Banyak Tidak Memiliki Surat Ijin Usaha

Lutra, Daulatrakyat. id —- Pimpinan (Idwar) dan sekretaris (Halim) pengusaha TV Kabel PT. Media Luwu Raya meminta kepada Kadis Kominfo Luwu Utara agar di fasilitasi untuk menghubungi beberapa pengusaha TV Kabel di sekitar di Luwu Utara yang tidak memiliki surat ijin usaha.

“Kami meminta kepada Kadis Kominfo untuk memfasilitasi kami untuk menghubungi kepada pengusaha TV Kabel yang masih ilegal dalam artian yang belum memiliki surat ijin usaha,”kata sekretaris PT. Media Luwu Raya Halim, saat di temui ruang media center Dinas Kominfo Lutra.

Halim mengungkapkan, selama ini banyak pengusaha TV Kabel di Luwu Utara yang tidak memiliki surat ijin usaha. Sementara PT. Media Luwu Raya setiap tahunnya bayar pajak ke KPID.

“Sementara mereka enak menyiarkan tidak mau bayar pajak kita sama sama menyiarkan, jadi kami minta pihak kominfo turun untuk melakukan pemeriksaan masalah kelengkapan perijinannya, agar mereka juga bisa legal,”ungkapnya

Masih kata Halim, karena pada saat turun tim dari pihak kepolisian sementara semua usahanya di tutup

“Kasian juga, cuma kita minta fasilitasi saja dulu secara kekeluargaan bagaimana supaya mereka ikut gabung ke perusahaan kami dengan melakukan kewajiban-jewajibannya,”pungkasnya

Sementara itu Kadis Kominfo Luwu Utara Arief R. Palallo mengatakan, pemerintah daerah hanya sebagai fasilitator saja antara pelaku usaha yang legal dengan yang ilegal. Kalau mereka mau resmi harus uruski dulu surat ijin usaha dulu.

“Langkah yang pertama kami ingin lakukan turun dulu ke bawa menyampaikan kepada mereka yang 10 ini agar segera menyelesaikan kewajibannya. Kalau dia tidak menyelesaikan kewajibannya maka ini bisa jadi di blak lis oleh induknya, ketika di keluarkan induknya berarti yang 10 tidak legal lagi, ketika anda ilegal tunggumi di rasiamoko itu,”jelas Arif.(jal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.