Awas ! Tim Cyber Troops Bentukan Polda Sulbar Akan Mengendus Kontent Negative di Medsos

Mamuju.daulatrakyat.id- Pelatihan Cyber Troops yang diikuti oleh personil Polda Sulbar diharapkan dapat menunjang segala tugas dilapangan khususnya untuk menekan berita-berita Hoax (Bohong) yang menyebar di Media Sosial. Hal itu disampaikan Kapolda Sulbar Brigjen Baharudin Djafar didepan para peserta saat membuka pelatihan Cyber Troops di Aula Arya Guna Mapolda Sulbar, Senin 21 Januari 2019.

Kapolda Sulbar yang di dampingi Wakapolda Sulbar, Irwasada dan Kabid Humas Polda Jatim serta para PJU mengatakan, penyebaran berita Hoax tidak bisa dianggap enteng pasalnya akan membuat suasana menjadi gaduh dan tentunya akan berimbas pada kondutifitas kamtibmas.

Ia mencontohkan pemberitaan 7 (tujuh) kontainer surat suara yang telah di coblos sempat menjadi bola liar di media sosial.

“Untungnya sinergitas dilapangan baik sehingga pelaku bisa di amankan dan akhirnya masyarakat kembali tenang,” ujarnya

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. MASHURA

Kehadiran Tim Cyber Troops kata dia, harus mampu meredam segala peyebaran berita Hoax di media Sosial.

” Jika ada isu-isu yang negatif atau Hoax bisa diantisipasi dengan cepat dan tepat,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, SIK dalam materinya memaparkan kajian teknis tugas tim Cyber Troops salah satunya dengan melakukan patroli ke 3 akun utama yaitu FB, Twiter dan Instagram.

Namun Barung Mangera menyebutkan akun lainnya juga menjadi patroli wajib untuk mengantisipasi segala berita-berita Hoax agar tidak berkembang menjadi bola liar yang akan mengganggu stabilitas kamtibmas.

Kabid Humas AKBP Hj. Mashura, SH menjelaskan pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan seluruh personil khususnya dalam menekan seluruh pemberitaan yang bersifat mengadu domba, Hoax dan sebagainya.

Mashura mencontohkan ciri- ciri akun yang berpotensi menganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat seperti selalu menebar kebencian, bersifat propvokatif, propaganda, sumber informasi tidak jelas, mengadu domba, pro terorisme, pro radikalisme, anti pancasila dan menganggu pemerintahan yang sah.

Sumber :Humas Polda Sulbar

Editor   : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.