HM Judas Amir Walikota Palopo Resmikan Gedung Sentra IKM

Palopo.daulatrakyat.id. Wali kota Palopo H. M. Judas Amir meresmikan pengoperasian gedung sentra Industri Kecil Menengah (IKM) yang dikelolah dinas perindustrian kota palopo di kawasan industri palopo (kipa) di Ji. DR Ratulangi km 11 kelurahan maroangin kecamatan telluwanua, Rabu, (16/1/ 2019).Peresmian itu juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan peralatan bagi pelaku IKM.

Akkaseng, Kadis perindustrian kota palopo dalam laporannya mengatakan tujuan pembangunan sentra IKM itu adalah sesuai dengan amanah undang-undang nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian, bahwa untuk mempermudah pembinaan dan pengembangan IKM secara efisien yang menghasilkan produk sejenis, maka perlu dibuatkan sentra IKM, serta digunakan untuk tempat pelatihan.

“Untuk pemberian bantuan peralatan kepada IKM dimaksudkan sebagai dukungan motivasi pemerintah dalam peningkatan produk atau hasil yang diperoleh jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya,”ujarnya.

“Pemberian bantuan peralatan kali ini, untuk 10 IKM yang memenuhi syarat. IKM tersebut yakni IKM pertukangan kayu, las, percetakan dan perbengkelan,” lanjut kadis perindustrian.

Akkaseng menjelaskan bahwa untuk pembangunan sentra IKM bersumber dari dana alokasi khusus (dak) kementerian perindustrian RI tahun anggaran 2018 sebesar Rp3.120.000.000 (Tiga Miliar Seratus Dua Puluh Juta Rupiah).

“Sedangkan untuk bantuan peralatan kepada IKM, bersumber dari APBD kota palopo Tahun anggaran 2018 sebanyak Rp100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah).

HM Judas Amir dalam sambutannya menyampaikan harapannya, dengan adanya sentra IKM itu bisa bermanfaat bagi masyarakat. Dirinya pun mengajak untuk bersyukur, karena dengan hadirnya sentra IKM tersebut bertambah lagi sarana untuk peningkatan pelayanan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Untuk pemberian bantuan peralatan, wali kota secara khusus menegaskan kepada para penerima agar bantuan peralatan betul betul bisa dipergunakan dengan baik.

Walikota menginstruksikan kepada kadis perindustrian agar membuat surat perjanjian bahwa peralatan yang diberikan itu bukan milik kita (penerima), kita hanya memakai.
termasuk memberikan kepada siapapun terlebih menjual bantuan tersebut.

“Akan cek apa berguna (dipergunakan) atau tidak. Jika tidak, akan saya tarik untuk diberikan kepada yang mau mempergunakannya,ujarnya.

Pada kesempatan itu, hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah kota Palopo, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat dan Lurah Lingkup Pemkot Palopo. (Lina)

 

Editor : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.