Dipertanyakan, Pembuatan Perahu Sandeq Habiskan Anggaran 1,8 M

Mamuju.daulatrakyat.id- Proyek pengadaan perahu sandeq dengan leading sektornya Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Sulbar dipertanyakan.

Anggaran yang nilainya 1,8 M dengan jumlah perahu 20 buah dikerjakan oleh CV. Sipasaro.

Dikabarkan perahu itu dikerjakan oleh sang Kades Tangnga-tangngaTinambung Polman disejumlah tempat seperti Rangas dan Pambusuang.

Belum diketahui persis berapa satuan harga persatu buah perahu Sandeq itu.

” Saya tidak tahu berapa biayanya persatu buah perahu sandeq itu,” ujar Pejabat Pelaksana Tehnik Kegiatan (PPTK) Dinas KP Sulbar Masri saat dikonfirmasi daulatrakyat.id Sabtu, 24 Nopember 2018.

Anehnya, Masri tak tahu menahu speksifikasi dalam gambar dan RAB. Bahkan jenis kayu yang di gunakan juga tak tahu. Begitupula kubikasi yang di habiskan dalam pembuatan satu buah perahu sandeq.

” Yang lebih tahu konsultan pengawasnya,” ujarnya enteng.

Namun, dia hanya menyebut panjang perahu sandeq itu 12 meter dengan kapasitas 2-3 tonase dengan mesin 13 PK.

Ditanya secara detail sang PPTK Masri sedikit naik pitam. Miskomunikasi membuat PPTK tersebut emosional. Lucu kan.

Secara terpisah Ka. DKP Provinsi Sulbar Parman P menyebutkan anggaran pembuatan perahu sandeq sekira Rp.60 jutaan perbuah. Namun menurutnya belum masuk alat sensor atau pelacak ikan, serta variasinya.

Parman juga tak tahu jenis kayu yang digunakan. ” Yang lebih tahu sebenarnya pa Sandeq alias nelayan,” kata Parman.P saat ditemui diruang kejanya jumat kemarin.

Foto Ilustrasi

Penulis : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.