Meriahnya Seremonial Syukuran HUT Makassar ke 411

Makassar.daulatrakyat.id.Syukuran peringatan HUT Kota Makassar ke 411 di Karebosi Makassar 9 November 2018 dihadiri seluruh pejabat dan petinggi lingkup Provinsi Sulsel dan Pemkot Makassar.

Tak terkecuali para OPD,Forkopimda,ratusan RT/RW se Kota Makassar dan ribuan penasehat Walikota Makassar yang mengenakan pakaian adat dan seragam identitasnya masing-masing.

Acara seremonial tahunan tersebut dirangkaikan dengan pemberian plakat penghargaan pada 10 orang terpilih dalam ajang Tobarania Award ST dengan beberapa kategori antara lain kategori Seni dan Budaya Sulsel,Pemberdayaan Masyarakat
PKK Bidang Hukum,Ekonomy Kreatif,Sosial Kemasyarakatan,
Lingkungan Hidup dan pemberian penghargaan pada Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia.

Ketua DPRD Kota Makassar Farrouk M Betta berkesempatan membacakan sejarah Makassar da asal mula kota yang dijuluki Kota Anging Mammiri ini.

Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (DP) dalam sambutannya mengatakan Kota Makassar lahir pada pada hari Jumat tepat pada jumat tahun ini 411 tahun lalu.

Dengan bertemunya dua raja Tallo telah sukses menjadikan Makassar sebagai Kota Kebanggan di Sulawesi Selatan pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia dan menjadi Kota yang penuh kebaikan bagi semua.

Danny juga memaparkan jika masa jabatannya yang tersisa 6 bulan 29 hari tersebut akan dimanfaatkan untuk terus bekerja sebaik mungkin menyelesaikan program sisa masa kerjanya.

“Sisa masa tugas saya tinggal sebentar lagi,dan saya sadar jabatan cuma melekat sebentar,amanah dan bukan untuk dimiliki. 4 tahun 5 bulan lebih saya mengabdi,banyak yang sudah kita perbuat untuk kota ini,berbagai permasalahan kita dapatkan solusinya,”ungkap Danny.

Kendati banyak perubahan terhadap kota ini.Pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional yang hampir diangka 9 persen namun ia mengaku belum sempurna dan maksimal dalam menyelesaikan sejumlah program dan visi misinya bersama wakilnya Syamsu Rizal alias Dg Ical untuk mewujudkan kota dunia,nyaman dan kota kita semua.

“Ini adalah pidato pertanggung jawaban awal kami dengan judul orasi Now,New n Next.Saya yakin tanpa kami,saya dan Dg Ical Makassar harus lebih maju lagi dari hari ini,”lanjutnya.

Ia menyebutkan prestasi Makassar selama kepemimpinannya bukan hanya membawa pulang penghargaan tingkat nasional,namun DP juga berhasil dikancah dunia dengan beberapa inovasi salah satunya adalah program Home Care yang turut bersaing dengan negara-negara lain di organisasi dunia Perserikatan Bangsa -Bangsa (PBB).

“Hampir semua keluhan bisa kita cover,mengangkat potensi dunia lokal dimana hanya di Makassar yang RT/RWnya dipilih langsung oleh masyarakat termasuk mengangkat penasehat walikota.
Banyak sisi-sisi baik telah kita bangun termasuk Gerakan tanpa sedimen di drainase,”sebutnya

Danny juga meminta maaf karena masih banyak PR yg belum selesai acara hari jadi tersebut merupakan rangkaian rasa syukut atas 411 tahun kota Makassar yang juga rangkaian acara dari para pejabat dan masyarakat para pendahulunya.

“Saya juga berharap do’a dan dukungan masyarakat Makassar terkait ikhtiar kami perkembangan kota Makassar kedepannya,”harapnya mengakhiri yang disambut tepuk tangan para tamu dan masyarakat yang hadir malam itu.

Sementara itu Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan Makassar adalah barometer Sulsel,pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia (KTI) .Jelang lima tahun terakhir DIA masyarakat Makassar dapat merasakan pembangunan pesat di Makassar.

Salah satu kado terbaik kita adalah hadirnya Makassar New Port ditandai dengan launching direct call ke Eropa maupun Asia Timur.Direct Call adalah jalur tempuh export langsung ke negara tujuan yang lebih cepat,mudah,efektif dan efisien hingga ke negara export tujuan.

Dengan biaya yang lebih murah dan waktu tempat yang lebih cepat sebelumnya memakan waktu 42 hari namun dengan adanya direct call hanya 12 hari produk kita sudah sampai di negara tujuan exportir.

Ia bersyukur program 100 hari kerjanya akan fokus benahi infrastruktur,mendorong kegiatan ekpor dan investor masuk dan memudahkan perizinan bagi pelaku usaha.

“24 kota/kabupaten harus didorong agar menjadi salah satu lokomotif ekonomi di Indonesia Timur selain Makasdar.Saya percaya DP telah menjadikan Makassar lebih baik dengan berbagai program strategis yang telah dibuatnya,”ungkapnya.

NA berencana bangun infrastruktur,trotoar dan parkir
mengingat semakin bertambahnya pengguna kendaraan tidak sebanding dengan fasilitas jalan dan parkiran seimbang.

Ia menyebutkan solusi bagi masyarakat Makassar untuk meredam kemacetan dengan membudayakan jalan kaki.

Adapun penyebab macet di Pettarani dan sekitarnya karena adanya pembangunan pengerjaan pilot project jalan tol layang untuk mengurangi kemacetan.

Salah satu yang sudah dia persiapkan adalah Grand Desaign Sulsel dengan menyediakan RS Regional di Luwu Raya dengan Standar RS Dr Wahidin Sudirohusodo.

“Saya kira kita juga butuh rest area, mengingat Sulsel memiliki sejumlah potensi pariwisata yang menjadi andalan kita,untuk itu diperlukan kesiapan sejumlah elemen stakeholder dan masyarakat untuk menerima pariwisata,”terangnya.

Na berharap DP akan terus memberikan ide kreatifnya untuk Makassar.

Sebagai acara penutup Wali Band menghibur hadirin dan semua yang hadir malam syukuran Hut Pemkot tersebut.

Danny dan Paang vokalis Band wali sempat duet dan berhasil menghipnotis para tamu yang masih bertahan sampai selesainya acara.

 

Penulis : Nina Annisa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.