Pabrik Es Balok di TPI Kasiwa Sudah Lama Tak Produksi, Nelayan Mengeluh

Mamuju.daulatrakyat.id- Kapal -kapal nelayan itu mulai labu jangkar di pelabuhan Tempat Pelengan Ikan ( TPI) Kasiwa Mamuju, Sulbar

Nampak puluhan ton ikan mulai di turunkan. Lalu ditimbang ditempat yang sudah disiapkan.

” Ikan-ikan ini akan distribusikan ke sejumlah daerah diluar Sulbar,” kata salah satu nelayan Pudin saat ditemui di TPI Rabu, 17 Oktober 2018.

Menurut Pudin ada sekira 10-20 ton ikan yang masuk di TPI setiap hari. Namun kendalanya, kata dia karena kurang es balok.

Kondisi ruangan pabrik es ini sejak tidak produksi lagi

Bahkan es balok kata dia didatangkan dari Pinrang, Polman dan Majene. ” Ini kan biayanya besar jika esnya didatangkan dari luar Mamuju,” katanya.

Kebutuhan es balok setiap hari sebut dia mencapai ribuan. Sementara pabrik es balok yang ada di Mamuju cuma satu yaitu di Tambi. ” Pabrik es yang di Tambi tidak mampu melayani hanya 400 balok es setiap hari,” ujarnya.

Dengan kebutuhan es balok yang terbatas akan mengakibatkan ikan – ikan itu akan busuk

Dari pantauan daulatrakyat.id bagunan pabrik es didalm kompleks TPI terlihat magkrak. Tak ada suara bunyi mesin penanda bahwa pabrik es itu berproduksi.

Dari dalam terlihat pabrik es balok ini tak terurus. Mesin yang biasa berbunyi tinggal kenangan. Sisi kira kana hanya terlihat jemuran pakaian.

” Sudah 1 tahun pabrik es ini tidak di operasikan. Saya tidak tahu apa penyebabnya,” pungkasnya.

Cost Nelayan Sekali Melaut Lumayan Besar

Jika ikan-ikan hasil tangkapan para nelayan ini tidak segera di masukkan dalam lemari pendingin. Maka dipastikan akan busuk dan itu berarti nelayan akan mengalami kerugian yang cukup besar.

Sebab menurut mereka biaya sekali melaut butuh sekira 2-5 juta rupiah. Sementara sarana penyimpanan ikan seperti tempat pendingin sama sekali tidak ada.

Satu-satunya cara kata para nelayan adalah es balok. Sementara pasokan es balok kurang. Apalagi pabrik es balok yang biasanya bisa membantu di areal TPI juga tak berproduksi.

Siapa bertanggungjawab atas tidak berfungsinya pabrik es balok itu ? Daulatrakyat.id mencoba mengkonfirmasi via watshap dan telpon kepada Kadis KP Sulbar Ir. Parman Parakkasi, namun belum ada jawaban.

Ikan-ikan ini baru saja tiba di TPI

Penulis : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.