Crowde Siap Bantu Permodalan Petani Indonesia

  • Ekosistem Berkelanjutan untuk Pertanian Indonesia

Makassar.daulatrakyat.id.Sektor pertanian di Indonesia dewasa ini semakin menunjukkan penurunan yang signifikan. Berbagai kebijakan yang digalakkan oleh pemerintah tidak mampu menekan angka penurunan jumlah petani di Indonesia. Hal ini sangat disayangkan, mengingat sektor penting ini sangat berperan dalam memberikan peluang ekspor, investasi, dan menyumbang angka yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi negara.

Fakta yang ditemui di lapangan, masih belum banyak generasi muda yang mau terjun di bidang pertanian sehingga regenerasi petani sangat sulit terjadi. Tidak hanya di bidang pertanian, bidang perikanan dan peternakan pun menemui kesulitan yang serupa. Stigma bahwa sektor pertanian merupakan pekerjaan yang kurang menjanjikan masih melekat di kepala generasi muda Indonesia. Bahkan, tak jarang para petani mengharapkan anak-anak mereka agar mencari pekerjaan lain agar tidak bernasib seperti orang tuanya.

Selain itu, alih fungsi lahan terutama di pinggiran kota untuk membangun perumahan dan kawasan bisnis juga turut menyumbang penurunan jumlah petani dari tahun ke tahun. Harga tanah yang semakin tinggi setiap tahunnya membuat para pemilik lahan tergiur untuk menjual lahannya kepada pengembang. Hal ini diperparah dengan pengetahuan pertanian para petani yang masih sangat tradisional yang tidak mampu mengimbangi perkembangan teknologi di masa ini. Kurangnya edukasi akan pertanian modern dan terbatasnya akses informasi menjadi faktor penting kegagalan pertanian yang mengakibatkan berbagai kerugian. Jika hal ini terus dibiarkan, prestasi membanggakan pertanian Indonesia bisa jadi tinggal kenangan di masa depan.

Hal ini disampaikan oleh Afifa Urfani selaku Head of Marketing dari CROWDE, dalam acara talkshow di Pisa Cafe, Makassar yang digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 23 September lalu. “Dengan peran menjadi penengah, CROWDE memiliki visi untuk merevolusi petani Indonesia. CROWDE menjadi pihak yang mengerti petani, berani untuk mempelopori perubahan di sisi pertanian tanah air. Tidak hanya sekedar permodalan bagi petani, kami juga ingin agar para petani Indonesia memiliki pengetahuan lebih baik mengenai bidang pekerjaan mereka dengan membuat paguyuban-paguyuban sebagai wadah berkumpulnya para petani serta berbagi informasi dan pengetahuan seputar pertanian.”

Selain petani, CROWDE juga bekerja sama dengan berbagai pihak demi terciptanya ekosistem pertanian yang berkelanjutan yang sejalan dengan visi CROWDE, yakni menjadikan petani sebagai Agropreneur yang mandiri dan bisa mengkreasikan produk turunannya untuk tetap bersaing di pasaran tanpa kehilangan nilai jual. Menggandeng toko-toko tani yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mempermudah petani mendapatkan akses kebutuhan pertanian, CROWDE berharap agar petani yang tergabung ke dalam ekosistem berkelanjutan ini mampu meningkatkan kualitas tanamnya.

Tidak hanya itu, petani CROWDE juga tidak perlu kesulitan dalam menjual dan memasarkan produknya. “Sejauh ini, kami telah membantu petani memasarkan produknya ke berbagai toko retail seperti supermarket maupun ke pasar tradisional. Harapan kami, permintaan pasar dalam negeri bisa terpenuhi dengan memberdayakan petani sendiri, alih-alih dari impor,” lanjut Afifa.

Dengan crowd-investment framework, CROWDE menjadi wadah bagi Teman CROWDE, sebutan bagi crowd-lenders untuk bergotong royong membantu petani Indonesia. Melalui website dan aplikasi CROWDE yang dapat diunduh di Google Play Store, seluruh Teman CROWDE dapat melakukan registrasi, memilih proyek tani yang ingin diinvestasikan, menghitung proyeksi keuntungan dari proyek tani bersangkutan, hingga mengawasi berjalannya proyek tersebut melalui laporan yang dikirim secara berkala oleh CROWDE.

“Tekad kami bisa membantu hingga 100 ribu petani dengan nilai penyaluran modal mencapai Rp 70 miliar di tahun 2018 ini”, tambahnya. Karena itu, CROWDE mengajak para crowd-lenders untuk terus ikut serta membantu meningkatkan kesejahteraan petani. Tua – muda, pria – wanita, semuanya bisa menciptakan senyum di wajah pertanian Indonesia yang lebih baik.(*)

 

Editor : Nina Annisa

Tentang CROWDE:

CROWDE adalah perusahaan layanan keuangan berbasis teknologi (fintech ) yang menyediakan platform Peer to Peer (P2P) Lending. Menggunakan metode crowd-lending , CROWDE mengelola dana investor yang kemudian disalurkan ke beragam proyek usaha tani. Bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia dengan memberi kemudahan untuk mengakses permodalan, serta menciptakan ekosistem berkelanjutan di bidang pertanian mengedukasi masyarakat Indonesia agar sadar akan pentingnya investasi sedari dini. CROWDE memberi jaminan akan sarana investasi yang aman dan terpercaya karena telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kunjungi www.crowde.co atau www.facebook.com/crowdeplatform untuk informasi lebih lanjut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.