Polres Kepulauan Selayar Gelar Rakor Pengawasan Penyaluran BBM

Selayar,daulatrakyat.id – Mengantisipasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Polres Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai inisiator pelaksanaan rapat koordinasi pengawasan penyaluran BBM yang berlangsung di ruang data bagian ops Mapolres Benteng Jumat (7/9/2018).

Rakor tersebut dibuka oleh Kapolres AKBP. Syamsu Ridwan S Ik. Hadir diantaranya Dandim 1415/Selayar, Letkol ARM Yuwono, S Sos, MM, Asisten Ekbang Kesra, Ir. H. Arfang Arief, Wakapolres Kepulauan Selayar, Kompol Syamsuddin Palulu, SH, Kabag Ekonomi Setda Selayar Muh. Arsyad, Kabag Sumda Kompol Bustan, SH, Kasat Intelkam Iptu Abdul Hamid, SH, Kasat Reskrim Iptu Arham Gusdiar, Kabid Perda Sat Pol PP Dempak, Spd, Kabid Perindag Asni Muslimin, SE, Zainuddin, P, SH, perwakilan / pengacara pihak APMS, Misbah, pengelola APMS Putriana.

Kapolres AKBP Samsu Ridwan SIK sebelum membuka rakor tersebut menjelaskan bahwa Polres menginisiasi nya, untuk Menindaklanjuti tentang adanya perusahaan masyarakat akibat jam operasional APMS yang minim. Ditambah menjamurnya pengecer BBM di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar sehingga dianggap perlu untuk menertibkannya.

“Perlunya pelayanan yang optimal khususnya bagi pengecer pihak APMS, menunjuk dan mengatur ketertiban pengecer BBM serta memastikan ketersediaan stok BBM”.

“Kita juga perlu mengantisipasi jangan sampai terjadi penimbunan BBM”, tegas AKBP Syamsu Ridwan.

Sementara itu Dandim 14 15 Selayar Letkol ARM Yuwono, mengapresiasi pelaksanaan rakor penyaluran BBM tersebut. Dia juga menegaskan agar kendala di lapangan mesti dipecahkan bersama dan kegiatan ini sangat baik.

“BBM tidak langka namun pengaturan penyaluran yang perlu ditata”. Selain itu pengaturan pengecer BBM dan tata pengawasan dengan melibatkan beberapa pihak.

Terkait adanya tangki motor modifikasi, Dandim Yuwono sepakat dengan tindakan penyuluhan terlebih dahulu. Untuk penyaluran BBM di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar harus tepat sasaran Dandi data.

Asisten Ekbang, H. Arfang Arif, menyoroti tentang penjualan BBM dia PMS yang hanya melakukan penjualan BBM hanya 2 sampai 3 hari. Pelayanan dan nilai minim sehingga berdampak buruk bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar. (Nur Alim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.