PT Bayer Launching Produk Council Complete di Sidrap

Sidrap.daulatrakyat.id.PT Bayer Indonesia meluncurkan produk herbisida pintar, Council Complete kepada lebih dari 1,000 petani di daerah Sidenreng Rappang (Sidrap), provinsi Sulawesi Selatan.

Council Complete herbisida pintar untuk tanaman padi merupakan herbisida unggulan terbaru yang sangat efektif mengendalikan semua jenis gulma sebelum gulma tersebut tumbuh (herbisida pra tumbuh) dan/atau mengendalikan semua jenis gulma setelah tumbuh (purna tumbuh).

Jarot Warseno, Team Lead Customer Marketing Manager & Grower Marketing Manager Rice menjelaskan pihaknya bangga dapat memperkenalkan Council Complete kepada seluruh petani di Indonesia, karena kepintaran Council Complete mampu mengendalikan semua jenis gulma baik gulma rumput-rumputan, gulma teki-tekian dan gulma daun lebar.

“Cukup sekali aplikasi dengan menggunakan Council Complete dengan dosis 0.2 liter per hektar (atau tanam langsung semprot) mampu mengendalikan semua jenis gulma tanaman padi,”ujarnya.

Dikatakan Sidrap dipilih sebagai tempat peluncuran Council Complete karena Sidrap merupakan salah satu kota dengan kontribusi besar dalam pencapaian target produksi padi di Sulawesi Selatan.

“Meskipun dari tahun ketahun terjadi peningkatan produksi beras di Sidrap, namun sama halnya dengan petani padi di berbagai wilayah Indonesia. Masalah gulma tetap menjadi hal yang selalu dihadapi oleh petani petani padi , apalagi ketika akan memasuki musim hujan.

Harapannya para petani di sini, dapat menggunakan Council Complete sehingga dapat meningkatkan produksi padi dan mampu membantu tingkatkan persediaan stok pangan nasional,” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan beberapa petani di Sulawesi Selatan kerap mengeluhkan bandelnya gulma yang terus tumbuh di areal persawahan mereka. Budi, 54, salah satu petani asal Sidrap mengeluhkan bahwa gulma sangat mengganggu pertumbuhan padi miliknya.

“Saya dan teman-teman petani di Sidrap biasa melakukan penyemprotan hingga tiga kali dalam masa tanam untuk menghindari gulma tumbuh di areal persawahan kami, namun gulma tetap terlihat di beberapa lokasi,” keluhnya.

Pada kesempatan ini, PT Bayer Indonesia menggelar demo plot dan menargetkan sekitar 1,000 petani untuk dapat mengenal solusi untuk mengatasi gulma terutama pada persawahan. Melalui demo plot yang ditampilkan, para petani yang menghadiri acara ini dapat menyaksikan bagaimana efektifnya Council Complete dan penggunaannya sehingga sangat efektif dalam mengendalikan gulma.

Taqwa misalnya, yang juga merupakan petani padi mengaku merasa jatuh hati sejak pertama kali mencoba Council Complete. “Banyak petani yang sangat ingin menggunakan Council Complete  ini, karena telah melihat hasil yang diberikan. Hanya dengan sekali pemakaian sudah terlihat hasilnya, berbeda dengan produk yang lain, yang harus digunakan berkali kali baru hasilnya terlihat.”

Begitupula dengan Syafarudin mengaku tak sabar dengan produk Bayer ini.

“Kami tak sabar ingin menggunakan Council pada masa tanam berikutnya, hasil yang kami dapat kemarin sangat luar biasa. Kami dapat mengirit biaya untuk membeli herbisida, sekarang  kami hanya perlu mengggunakan Council 0.2 liter/hektar saja dan biaya mengerjakan hanya sekali. Sangat irit, namun hasilnya sangat maksimal,”Kata Syafaruddin

Council Complete dapat digunakan pada target gulma Tanam Pindah (Tapin) ataupun Tanam Benih Langsung (Tabela) dan efektif untuk mengatasi gula berdaun sempit dan gulma berdaun lebar, maupun gulma teki.

Adapun dosis dan aplikasinya dapat dilakukan dengan penyemprotan volume tinggi dimana dapat diaplikasikan sebagai herbisida pra tumbuh atau purna tumbuh dengan dosis 0.2l/ha, dimana waktu aplikasi 0-6 hari setelah tanam (tanam langsung semprot), dengan kondisi air di lahan macak-macak dan pertahankan selama seminggu. Untuk penggunaan nozzle, disarankan untuk menggunakan nozzle kipas.(*)

 

 

Editor : Nina Annisa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.