Itang Yunasz Berdakwah Lewat Karya

Makassardaulatrakyat.id.Salah satu perancang busana senior Indonesia yang namanya sudah tidak asing di Industri fashion Indonesia yakni Itang Yunasz yang mengaku baru kali pertama kali ini ikut meramaikan FEMME & CBFW 2018 di Four Point by Sheraton Makassar dengan

Jumat malam sebanyak 12 koleksi busana Itang yang berlabel ALLEA dan ITANG YUNASZ tampil keren yang mengundang decak kagum para pengunjung Femme.

“Alhamdulilkah baru kali ini saya bisa ikut Femme.Senang dan bisa ada disini lagian selera fashion orang makassar juga bagus-bagus yah,sayangya baru bisa ikut sekarang,”katanya.

Ia tak menampik jika keikut sertaannya kalu ini bersama dengan perancang lainnya mengaku senang.

“Saya mengusung tema Soft City, Itang menampilkan 8 koleksi dari line ALLEA yang dinamis, busana tertutup untuk muslimah tersebut yang memberi kesan lebih muda girly dan sopan ,”tambahnya.

“Busana itu kan tidak punya agama,biasanya terbuka bagian atas jadi kalau yang memakai non muslim sudah bukan muslim lagi,nah kali ini saya coba memberikan busana yang mengedepankan kesopanan.Jadi tidak terbuka, lehernya pun tinggi,”sebutnya.

Selain itu kata dia Itang koleksi ALLEA ini bukan hanya konsep busana sopan tapi temanya (sof city).Tema ini terinspirasi dari keindahan alam hingga polemik yang mengandung artinya keragaman masalah dan budaya yang kerap terjadi di Indonesia.

“Dibalik keindahan dan kaya nya alam Indonesia, betapa manusianya tidak pernah diam dan akur, selalu ada ketidakcocokan, saling menyalahkan, saling menuding. Padahal masyarakat kita terkenal dengan keramahannya. Untuk itu melalui koleksi ini saya mencoba berdakwah tapi bukan dengan suara saya melainkan lewat koleksi karya saya,”ucapnya.

Dari printing ALLEA yang ia tampilkan ALLEA mengambil ditambah landscape untuk menggambarkan keindahan bumi pertiwi.

“Warna -warna soft dan muda ini memberi rasa nyaman bagi yang memakai.Tentunya memberikan kesan sendiri bagi kita semua yang hampir berada di titik nadir,”pungkasnya usai menggelar jumpa pers.

Penulis : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.