Masalah Teknis Masih Mewarnai Pelaksanaan UNBK

Masalah Tekhnis,Server Eror,Listrik Padam Dampaknya UNBK Terlambat Hingga Berjam-Jam

Jakartadaulatrakyat.id.Hari pertama UNBK selesai tepat waktu dibeberapa daerah berdasarkan pantauan Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI).

Heru Purnomo, Sekjen FSGI mengatakan
pada umumnya pelaksanaan UNBK berjalan dengan baik namun sesuai prediksi FSGI yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa gangguan teknis UNBK SMA/MA masih saja terjadi dan diduga makin meningkat.

Hal ini kata dia dikarenakan jumlah penyelenggara UNBK SMA/MA lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Dari pantauan dan laporan kepada FSGI, berbagai gangguan teknis tersebut terjadi di Bima, Dompu, Lombok, Jepara, Garut dan Jakarta,”kata dia.

Adapun gangguan teknis sempat dihadapi oleh SMA Global Sevilla di Jakarta disebabkan selama 30 menit diduga jaringan internet bermasalah. Tapi berkat usaha terus-menerus yang dilakukan teknisi dan proktor, akhirnya UNBK baru bisa dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berjalan lancar.

Begitu juga di SMAN 1 Jepon, Jepara diawal-awal tes UNBK dimulai sempat terjadi mati listrik, tapi sekolah sudah menyediakan genset, sehingga gangguan tersebut bisa secara cepat teratasi.

Satriwan Salim Wasekjen FSGI untuk gangguan teknis pelaksanaan UNBK SMA di NTB berasal dari Kabupaten Bima yang baru bisa memulai ujian pada pukul sembilan.

Dia menyebutkan SMAN 1 Labuhan Badas (Pulau Medang) bermasalah pada autopatching sangat lama (sekitar 4 Jam) masih gagal. Solusinya proktor menggunakan tiket bantuan langsung ke pusat untuk meminta patching manual, baru bisa mulai pukul 11.00 WITA.

Berikutnya SMAN 2 Woja, sebelum sempat upload hasil ujian sesi ke-2, solusinya proktor pakai server cadangan walaupun harus unlock dulu melalui provinsi. Baru bisa lanjut lagi sesi ke-2 pukul 15.00 WITA, SMAN 1 Lunyuk server pertama pukul 07.30 WITA, masalah pada client logout massal. Solusiny ganti paket internet dari Axis ke XL (3G), pukul 08.00 WITA mulai lancar.MA Baburrizki masalah server cheking terus, solusi dilakukan TV helpdesk ke kabupaten, baru bisa mulai pukul 12.00 WITA,SMAN 1 Wera masih di Kab. Bima masalah server, solusi unlok helpdesk provinsi, baru mulai pukul 14.00 WITA,SMAN 6 Mataram, masalah switch-hub ,baru bisa mulai pukul 09.30 WITA

Lanjut dia menyebutkan di daerah Garut Selatan listrik padam hampir setengah jam ketika belangsung sesi pertama listrik padam sinyal juga hilang. Dihubungi unit pelayanan gangguan PLN Garut Selatan, ternyata ada penebangan kayu yang menganggu jaringan PLN. Padahal sebelumnya pihak dinas pendidikan sudah ada rapat koordinasi dengan PLN.Selanjutnya SMAN 2 Manggelewa NTB server Bitlocker listrik mati mendadak ups tidak ada, cadangan belum disinkron vhd dan tidak dibackup, solusi harus unlock server – sinkron ulang.

” Masalah teknis juga banyak terjadi karena kesiapapan proktor dan teknisi, seperti di MA Fadlatul Islamiah Kab. Dompu, karena salah prosedur mengakibatkan VHD rusak dan harus unlock SN server, sehingga sesi 1 mundur hingga pukul 09.00 WITA, MA Al-Maarif Sukaraja, Mujur – Praya Timur, Lombok Tengah, kendala server tidak jalan akibat penangan VHD yang salah, dari pagi ditangani sendiri coba-coba oleh proktor, setelah sore baru minta bantuan, hasilnya baru selesai sinkron pukul 06.00 sore WITA. Akibatnya siswa semua harus ujian susulan mapel hari pertama,”sebutnya.

Fahmi Hatib Presidium FSGI menambahkan berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut, maka FSGI menyimpulkan kendala utamanya adalah sebagai berikut.

Pertama, Sekolah tidak punya komputer yang cukup sehinga harus pinjam akibatnya persiapannya mendadak

Kedua, Sekolah tidak punya Jaringan Internet yg cukup untuk autopatching program UNBK.akibatnya server tidak berjalan

Ketiga, Sekolah tidak memiliki proktor yang mampu untuk menjalankan program UNBK dengan baik dan menanganani ganguan program UNBK.

“Dugaan kita berbagai kendala teknis yang terjadi dan kesulitan yang dihadapi sekolah diberbagai daerah di Indonesia sama, meski yang melapor ke posko FSGI hanya beberapa daerah saja, ini kemungkinan sampel dari permasalahan yang terjadi,”pungkasnya.

 

Editor : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.