Dinkes Temukan 321 Orang Mengidap Gejala TBC di Majene

Majene.daulatrakyat.id-Sebanyak 321 orang ditemukan mengidap gejala TBC di Majene. Data dari dinas Kesehatan Majene menunjukan banyaknya penderita penyakit TBC ini disebabkan tidak tercapainya target pencegahan sebanyak 350 orang tahun lalu.

“Sebenarya kasus tahun lalu itu tidak mencapai target pencegahan yaitu 350 orang yang terjangkit TBC,” ungkap Kabid Kesehatan Dinkes Majene Hasmiati.S.Sos Senin 26 Maret 2018.

Hasmiati mengatakan penemuan kasus penyakit TBC agak mengagetkan publik,di sebabkan masyarakat di libatkan dalam penanganan.

Menurutnya ada dua indikator yaitu vasif insetif artinya penemuanya di Puskesmas dan yang kedua adalah aktif masif dimana masyarakat yang beperan aktif di dalamnya, artinya jika ada gejala di temukan dalam masyarakat, maka masyarakat sendiri yang melaporkan ke Puskesmas. Sehingga menjadi indikator dengan banyaknya penemuan gejala penyandang TBC

Lebih jauh ia menyebutkan ada beberapa Puskesmas yang mancapai target dalam penanganan kasus tersebut,seperti Puskesmas Pamboang, Banggae,dan Malunda. Bahkan ada juga melebihi terget, juga ada beberapa Puskesmas belum mencapai terget penemuan gejala TBC.

Kabid Kesehatan Dinkes Majene ini menargetkan pencegahan kasus TBC hingga 2020.

Upaya pencapaian target pencegahan ,kata dia maka ada tujuh Desa sebagai Desa Sadar tiv dan dibina di kecamatan.

“Upaya ini dilakukan agar target 2020 bisa terbebas gejala TBC,” pungkasnya.

Kabid Kesehatan Dinkes Majene (dok:dr)

Penulis : Wahid

Editor   : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.