Film “Badik” Perkuat Budaya dan Kearifan Lokal Sulawesi Selatan

Makassar.daulatrakyat.id-.Satu lagi film indie yang mengangkat budaya kearifan lokal Sulawesi Selatan “Badik” the movie film yang akan tayang pada bulan Agustus 2018.

Film ini mendapat support dari Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Sulsel dan Dinas pariwisata dan Ekonomi  Kreatif Makassar .

Kadisbudpar Andi Musaffar Syah kembali mengapresiasi fillm yang merupakan karya anak muda Makassar.Ia mengaku bangga dengan semakin banyaknya bermunculan sineas sineas muda Makassar.

” Badik kita ketahui merupakan senjata alias pisau yang berbentuk L namun memiliki makna dan sejarah bagi budaya nenek moyang kita yang bukan cuma sebilah alat yang bisa mematikan namun dapat juga berarti pengganti tulang rusuk,”ujarnya saat jumpa pers bersama tim film Badik di Hotel Myko Selasa malam (13/3/2018).

Ia menjelaskan sudah jadi kebiasaan orang bugis Makassar untuk memegang teguh yang namanya komitmen dengan tiga kata kunci yakni ujung lidah,ujung kemaluan dan ujung badik.

“Harapan saya film ini akan menjadi fenomenal apalagi dengan hasil-hasil yang sudah kita capai selama ini.Dengan pertumbuhan ekonomi sulsel yang diatas rata rata nasional saya yakin film ini akan menjadi salah satu akselerasi bagi bangkitnya perfilman Indonesia khususnya Sulawesi Selatan,”tuturnya.

Film yang mengambil di Kabupaten Pangkep, Maros, Gowa dan Kota Makassar dengan proses syuting selama 26 hari ini diproduseri oleh Faizal AA dalam hal ini Manggala Sinema Production.

Ia menyebutkan investasi untuk produksi film ini sekira Rp4,8 miliar meskipun besar namun ia mengaku tidak mempersoalkan besaran investasi yang harus dia gelontorkan untuk sebuah film yang bernuansa budaya kearifan lokal tersebut.

“Bukan angka uangnya tapi lebih niat keniat kami untuk mengembangkan diri sebagai salah satu rumah produksi sekaligus sineas baru yang layak diperhitungkan,”kata Ical sapaan akrabnya.

Dicki Hermawan sebagai Director Badik the Movie mengatakan dengan berbekal sinematografi dia begitu jeli dalam mengolah film ini.

“Tujuan saya mengangkat nilai dan budaya di Indonesia melalui seni dan visual,”tuturnya.

Ia mengatakan pariwisata merupakan satu topik yang selalu jadi bahan cerita namun balum ada yang berani mengangkat budaya sendiri hingga keluar negeri.

Film ini bercerita tentang kakak beradik yang memiliki karakter berbeda. Badik Salah satu tokoh utama dalam film ini memiliki sifat yang luhur dengan masih menjunjung adat istiadat salah satunya dengan Kesenian Bela diri.

Sementara itu aktor terkenal Donny Alamsyah dan Mike Lucock mengatakan meski sedikit kesulitan dialek bugis makassar namun dengan bantuan para pemain lokal mereka bisa cepat beradaptasi dengan dialeg maupun peran yang harus mereka mainkan.

“Alhamdulillah dengan latihan yang dibantu temen temen dari Makassar, kita bisa menguasai dialeg dan budaya yang harus kita perankan di film ini,”ungkap Donny.

Rencananya film yang bergenre drama action tersebut akan tayang diseluruh Indonesia dan diusahakan tayang di delapan negara di benua Asia Pasifik.

Penulis : Nina Annisa

Kadisbudpar Sulsel Andi Musaffar Syah saat beri sambutan pada jumpa pers Film “Badik” Selasa (13/3/2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.