Pemkab Mamuju “Setengah Hati” Bangun Pulau Balabalakang

Daulatrakyat.id, MAMUJU Disaat pulau Balabalakang diperebutkan antara sulbar dan kaltim. Kini, musyawarah perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Mamuju tidak memasukkan skala prioritas Pulau Balabalakang dari 408 hasil usulan musrenbang tingkat kecamatan.

Nama Desa Balabalakang timur dalam program pembangunan tanggul pemecah ombak akibat abrasi pantai tidak menjadi skala prioritas. Padahal usulan itu telah di usulkan 8 tahun lalu.
Hal itu dikatakan kepala desa Balabalakang timur Bahtiar . Dia menyesalkan sikap pemkab mamuju dalam hal ini PU telah menghapus dari daftar usulan prioritas itu.

Tidak hanya itu, Bahtiar juga menjelaskan bahwa rumah warga sudah banyak yang hancur. Jadi yang paling mendesak program pembangunan tanggul pemecah ombak. Selain inftrstruktur lainnya seperti listrik, air bersih,”

Paling tidak pembangunan tanggul pemecah ombak itu bertahap 100 meter setiap tahun. Jika itu dilakukan saya yakin dalam jangka 6 tahun sudah selesai 500 meter lebih. Padahal usulan ini selalu prioritas. Pantas saja kaltim selalu klaim” ujar Bahtiar dengan nada kesal via watshapp 23 maret 2017.

Dilain pihak, Wakil Bupati Mamuju, H. Irwan SP. Pababari menyampaikan bahwa, dalam menyusun RKPD dilakukan pengerucutan usulan kegiatan yang overload (kelebihan) dibanding dana yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Mamuju, dimana disesuaikan berdasarkan skala prioritas.
“Ada skala prioritas yang kita kerjakan. Diawal sudah ada rambu-rambu yang kita tetapkan bahwa infrastruktur, pertanian, pendidikandan kesehatan ditambah dengan pengentasan kemiskinan menjadi prioritas kita. Jadi untuk para Kepala Desa mari  berbesar hati karena tidak semua usulan bisa kita penuhi.” ujar Iwan seperti yang dilansir Humas Pemkab Mamuju.

Penulis : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.