Abaikan Wajib Lapor, Kades Lariang Terancam Ditahan

Daulatrakyat.id, Matra – Kades Lariang, Andi Firdaus sebagai tersangka penyalahgunaan anggaran pendapatan belanja desa (APBDes)  tahun 2015 oleh Penyidik Kejari Matra, hingga kini belum juga ditahan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kasi Pidsus Kejari Matra Hidjas Yunus mengatakan, Andi Firdaus hingga kini belum ditahan karena tersangka dalam keadaan sakit dan hanya dikenakan wajib lapor. Namun, sejak satu bulan terakhir Andi Firdaus tidak lagi memenuhi kewajibannya untuk wajib lapor ke Penyidik Kejaksaan Negeri Matra. Penyalahgunaan APBDes tahun 2015 di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, kabupaten Mamuju Utara (Matra)  diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

“Selama  berobat kita berikan wajib lapor sekali dalam satu minggu, kalau bukan hari Senin bisa hari Kamis, tapi sudah satu bulan ini dia tidak datang melapor,” tutur Hidjas Yunus, Jumat, 17 Februari.

Sementara Andi Firdaus beralasan, tidak ada surat resmi dari pihak kejaksaan yang diterima tiap minggu, membuat dia tidak mengindahkan wajib lapor yang ditetapkan oleh penyidik Kejari Matra.

“Dia itu tdak koperatif. Masa kami harus menyurat setiap minggu baru dia datang lagi melapor. Karena namanya wajib lapor, ya harus datang setiap minggu, kalau bukan Senin ya  Kamis walaupun tidak ada surat resmi dari kami,” terangnya.

Karena tidak koperatifnya Kades Lariang tersebut, Kajari Matra telah melayangkan surat panggilan hari ini Jumat, 17 Februari. Dan apabila tidak diindahkan juga, maka Penyidik setelah konsultasi dengan Kajari Matra Imanuel Rudy Pailang, akan mengambil tindakan penahanan.

Penulis : Joni

Penulis  : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.