Lima Anak Nongkrong Makassar Sepakat Buka Beard Food Street

Makassar.daulatrakyat.id.Satu lagi tempat nongkrong yang menyediakan beragam jajanan snack hingga makanan yang diadopsi dari tradisional Indonesia.

Beard Food Street terletak di Jalan  Bau Mangga Panakukkang Makassar yang merupakan salah satu pusat bisnis dan jajanan Makassar dengan konsep modern,kekinian yang full street namun tak jauh dari ciri khas Indonesia.

Lima orang anak muda Makassar yang hobby nongkrong lima orang owner tersebut antara lain Ayi,Reza,Davi,Hamka dan Ridho.Mereka berlimalah membangun tempat dan tenant -tenant yang disewakan.

“Alhamdulillah kita sudah laku 15 tenant yang menyediakan berbagai menu makanan variatif mulai dari Soto Banjar,Ayam Bakar Tolak Pinggang dan ada pula menu-menu hits lainnya dan kita siapkan bagi semua kalangan,”ujar Ayi Fahriadi salah satu owner Beard Food Street.

Saat ini kata Ayi Beard Food Street ada 19 tenant di kontrakkan per tiga bulan itu dengan harga Rp8 juta.Jangka waktu hanya tiga bulan karena bisa saja kita ganti atau dari pihak penjual mau ganti atau karena makanannya tidak rame pembeli.

Selain itu setiap weekend (Sabtu-Minggu) akan ada live musik.

“Ide ini muncul dari kami berlima kebetulan saya jadi konseptor untuk tempat ini dan area lahan ini kosong. Awalnya kita mau jadikan kantor tapi karena kita tidak tahu kantornya kapan di bangun jadi kita manfaatin dulu selama 2 tahun ini. Kalau marketnya bagus kita buka di tempat lain,”tambah Ayi.

Untuk konsep sendiri Ayi mengaku telah melakukan survei seluruh Indonesia dan konsep-konsep ini kebanyakan dari Jogja dan Surabaya.

“Banyak saran juga dari teman-teman lain dan rencananya kita akan grand opening setelah lebaran,”lanjut dia.

Adapun acara kemarin Beard Food Street hanya Soft Spening sekedar untuk memberi tahukan masyarakat jika ada tempat nongkrong baru di area Panakukkang.

Dibuka dari jam 4 sore sampai jam 10 malam dan untuk grand opening nanti dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam.

“Kedepannya nanti tenant di sini akan kita jadikan lesehan, untuk saat ini kita fokus untuk mensosialisasikan melalu Instagram, dan media-media sosial lainnya,”terangnya.

 

Penulis : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.